Ops Keselamatan Pallawa 2023 Polrestabes Makassar, Ini Cara Akbp. Zulanda Tindak Pelanggar Lalulintas


MAKASSAR - Pelaksanaan Ops Keselamatan Pallawa 2023 di mulai tanggal 07 sampai dengan 20 Februari 2023 dengan sasaran terhadap semua pelanggaran lalin dengan fokus utama : 


1.  Ranmor modifikasi seperti Knalpot Bronk, strobo yg biasa dilakukan oleh pengawalan secara liar 

2. TNKB palsu / tidak pakai TNKB termasuk pengecekan thd  Pengesahan STNK yg telah habis masa berlaku 

3. Pengendara dibawah umur dan yang tidak memiliki SIM 

4. Penggunaan Helm SNI dan Sabuk pengaman bagi R4

5. Lawan Arus termasuk melanggar marka serta menerobos lampu APIL 

6. Balap liar dan pengendara yang mengemudikan ranmor dengan cara tidak berkeselamatan termasuk memacu kecepatan kendaraan yg tidak wajar terutama malam hari

7. Overloading dan Ranmor Truk masuk kota pada siang hari / melanggar rambu larangan masuk pada jam tertentu.


"Jadi Kekuatan yang dilibatkan Ops ini sebanyak 177 Pers dengan juga pelibatan Giat Imbangan melalui KRYD yg dilaksanakan oleh Sat Sabhara (Unit Patmor dan Penikam) serta Polsek Jajaran, Terang Akbp. Zulanda Sik, Msi (Kasat Lantas Polrestabes Makassar).


Cara bertindak Patroli Hunting dimana telah dibentuk 3 UKL ( Unit Kerja Lapangan ) dan 1 UKL Tugas Khusus dimana kami akan mengejar para pelaku pengguna TNKB Palsu krn saat ini kami sdh memiliki Sistem Mapping Rute pada ETLE Stationer dimana kami bisa mendeteksi kemana saja pelaku TNKB Palsu dan rute perjalanannya. Selain itu juga ada ETLE Mobile pada 3 tim yg bergerak secara hunting, sedangkan tilang manual akan diarahkan pada E-Tilang dimana akan ditetapkan denda Briva langsung ke HP pelanggar. Terkhusus pelanggaran yg kami nilai berat dan meresahkan kamseltibcar akan dilakukan penyitaan ranmor hingga 3 bulan atau habis lebaran. 


Untuk Preemtif dan Preventif dilaksanakan secara paralel dengan gakkum sehingga fungsi edukasi , pencegahan dan penindakan menjadi satu pola penggunaan yg disesuaikan dengan kondisi pelanggaran serta situasi lalin yang ada saat itu. 


Cara bertindak yang khusus untuk pelanggaran berkendara anak dibawah umur : 


1. Melaksanakan dikmas atau penyuluhan keseluruh SMU sederajat dan SMP serta SD termasuk bagi orang tuanya yg mengantar anak yg mengakibatkan kemacetan , yang dikedepan semua kanit lantas polsek selama 14 hari akan mendatangi sekolah sekolah yg telah dijadwalkan tsb 

2. Apabila menemukan anak dibawah umur berkendara maka proses gakkum dengan melibatkan segitiga edukasi anak sekolah yaitu  (Polantas, Sekolah dan Orang Tua) sehingga akan diberikan format pernyataan kesediaan mengawasi anak tsb dengan komitmen tandatangan orang tua , kepala sekolah atau guru BK.


Kami juga menyampaikan kepada masyarakat tak perlu menanyakan lagi surat tugas krn saya sdh pastikan semua personil sudah memiliki surat tugas dan terkait Plang Razia kami menilai hal tsb sangat berbahaya krn banyaknya pelanggar yang berputar balik secara mendadak untuk menghindar sehingga mengakibat kecelakaan terhadap pengendara yang tertib sehingga kami menggunakan diskresi kepolisian guna menjaga keselamatan pengendara yang sudah tertib untuk terhindar dari pengendara pelanggaran yqng berputar balik mendadak. 


Harapan kami semua warga makassar  tidak melakukan pelanggaran dan Bersama menjaga kehidupan dengan mencegah Pelanggaran lalin yang merupakan awal dari terjadi kecelakaan seperti tema operasi keselamatan kali ini yaitu Keselamatan adalah  yang pertama dan utama," Harapnya. (WS)

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda