Kembali Judi Tembak Ikan Beroperasi di Warung Kecap Sinurat di Pasar 12 Amplas

*Patumbak,* Tak seperti mafia judi lain yang takut akan tindakan hukum karena nekat membuka arena perjudian. Namun, hal itu tidak berlaku di warung tuak Sinurat jalan mahoni pasar 12 amplas Kota Medan, pada Senin. (6/2/23)


Terpantau judi jenis tembak ikan bebas beroperasi seakan sudah mendapat restu dari aparat penegak hukum (APH) khususnya Polsek Patumbak - Polrestabes Medan, padahal Sesuai Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memberantas segala praktik Judi di Wilkum Polsek Patumbak, Polrestabes Medan.


"Satu - satunya judi tembak ikan yang beroperasi di pasar 12 amplas ini hanya di warung tuak Sinurat", ujar salah satu warga jalan mahoni yang tidak ingin disebutkan namanya.


Warga juga menyebutkan lokasi judi tembak ikan tersebut tidak takut dengan Polisi, Setiap hari lokasi judi tembak ikan terus beroperasi 24 jam non stop dan membuat warga resah.


Pria gondrong itupun memastikan, jika lokasi judi itu sepertinya kebal hukum. Karena tidak sekalipun pihak kepolisian dari Polsek Patumbak maupun Polrestabes Medan datang untuk menutup lokasi judi tembak ikan di warung tuak Sinurat tersebut.


"Yang jelas satu pun polisi belum pernah datang untuk menangkap pemain dan menutup lokasi judi itu", ucapnya lagi.


"Ini Upetinya besar bang, Pasti akan bocor jika di grebek biasa. Harus senyap nangkapnya ini, kalau grebek ecek - ecek pasti nanti kosong lokasi itu bang. Maka kami berharap agar Polisi dari Polda Sumut yang turun langsung menangkap para pemain dan pengelola judi tembak ikan di warung Sinurat bang", tandasnya.


Hingga saat ini, belum ada tanggapan maupun respon dari Polsek Patumbak saat di konfirmasi kepada awak media yang bertugas hingga berita ini diterbitkan.

Timred

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda