Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak Di Perbatasan.*Sambas, Kalbar – Akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir dan longsor membuat salah satu jembatan penghubung di jalan Trans Sebunga, Kec.Sanjingan Besar, Kab. Sambas, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/wns bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan yang rusak dengan peralatan seadanya.Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau. Minggu (23/01/2022).Dansatgas mengungkapkan jembatan yang rusak ini menghubungkan jalan desa Trans ke dusun Beruang yang longsor akibat hujan secara terus menerus mengakibatkan banjir dan menggerus tanah sekitar jembatan yang dapat membahayakan bago orang ataupun kendaraan yang akan melintas. Melihat hal ini Danpos berjongkong Letda Inf M. Aris bersama 3 orang anggota pos dan warga melakukan gotong royong memperbaiki jembatan yang rusak tersebut.Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan bagi warga yaitu penghubung antar kampung yang sering dipergunakan oleh warga sehingga apabila rusak maka aktivitas warga tidak dapat berjalan. Dengan adanya kesulitan rakyat ini, Satgas Pamtas hadir mewakili Negara untuk dapat membantu kesulitan masyarakat sehingga kedepan warga dapat melakukan kembali aktivitasnya dengan aman, ujar Dansatgas.“Kami berharap dengan kegiatan ini masyarakat mengetahui bahwa kami TNI selalu ada ditengah kesulitan masyarakat, dan bisa mempererat hubungan silaturahmi Satgas Pamtas dengan warga,” ujar Dansatgas.Terpisah Danpos Berjongkong Letda Inf M. Aris mengatakan, meski dengan keterbatasan yang ada, tetapi warga tetap semangat bekerja bersama Satgas Pamtas memperbaiki jembatan kayu sehingga pekerjaan dapat cepat selesai dan jembatan bisa dilalui oleh warga dengan aman dan nyaman "Ini semua berkat kerjasama yang baik antara TNI dengan masyarakat sehingga pekerjaan yang awalnya berat terasa ringan sehingga jembatan bisa berfungsi melayani akses transportasi warga," ujar Danpos.Sementara itu salah satu warga bapak Fajri (47) mengungkapkan jembatan ini sangat penting bagi warga sebab menjadi satu satu akses transportasi di kampung."Berkat kehadiran Satgas Pamtas dalam perbaikan jembatan ini, kami merasa sangat berterima kasih karena babinsa telah hadir membantu kami dalam pekerjaan ini," ujarnya. (Pen Satgas Pamtas 643) Demianus A

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda