*Bantu Warga, Satgas Pamtas Yonif 126/KC Dukung Kendaraan Untuk Antarkan Masyarakat Ke Gereja*Keerom - Dalam Yonif 126/Kala Cakti membantu warga mengoptimalkan tugas pelayanan kepada warga yang berada di perbatasan, Satgas Pamtas Kampung Waris, Distrik Waris.Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 126/Kc Letkol Inf Dwi Widodo S.H., M. Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (19/12/2021).Diungkapkan Dansatgas bahwa di daerah perbatasan khususnya di Papua saat ini infrastruktur pembangunan jalan sudah cukup memadai, namun demikian sarana transportasi angkutan umum masih minim dan terbatas.Dimana warga selama ini harus berjalan kaki dengan jarak 50 KM ke tempat Ibadah/Gereja, dengan kedatangan Satgas Pamtas Yonif 126/KC saat ini, warga tidak bersusah payah berjalan kaki lagi, dikarenakan Dansatgas Pamtas mempasilitasi kendaraan Truk untuk ke tempat ibadah/Gereja.“Dihadapkan pada keberadaan Satgas Pamtas Yonif 126/KC saat ini mendukung kendaraan dinas yang ada di Pos untuk mengatasi kendala yang dihadapi warga tersebut,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, berbagai macam cara dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik bagi warga perbatasan, salah satunya dengan mengantar warga menghadiri kegiatan keagamaan dengan menggunakan kendaraan dinas.“Dengan begitu masyarakat di perbatasan akan semakin memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, mereka merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari rakyat Indonesia,” jelasnya.Di tempat terpisah, Pasiter Satgas Yonif 126/KC, Lettu Inf Dwi Bayu Wintolo mengatakan, dalam membantu kesulitan yang dihadapi warga merupakan tanggung jawab seluruh personelnya Satgas Pamtas Yonif 126/KC.“Yang kami lakukan ini hanya bagian kecil dari upaya Satgas untuk membantu warga perbatasan".“Inilah salah satu wujud toleransi Satgas kepada umat yang beragama lain, karena *Kitorang Basudara* dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika,” tandas pasiter.Adapun tanggapan kepala Kampung Waris mengucapkan banyak terimakasih kepada Satgas Pamtas Yonif 126/KC sudah membantu mengantarkan warga ke Gereja."ucap kepala Kampung.(Pen Yonif 126/KC) Johanes H

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda