*Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Pemberian Imunisasi Tetanus Bagi Siswa- Siswi SD Di Perbatasan.*Sanggau, Kalbar – Guna meningkatkan kekebalan tubuh bagi anak-anak di perbatasan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns membantu Dinas Kesehatan Desa Lubuk Sabuk dalam memberikan imunisasi bagi siswa-siswi SDN 09 Lubuk Sabuk Desa Lubuk Sabuk, Kec.Sekayam, Kab.Sanggau.Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau. Selasa (16/11/2021).Dansatgas mengatakan, dalam kegiatan ini 3 orang personel Pos Lubuk Tengah Satgas Pamtas dipimpin Danpos Sertu Syarifudin Yusuf membantu Dinas Kesehatan Desa Lubuk Sabuk dalam memberikan imunisasi Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD) yang manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi siswa-siswi SDN 09 Lubuk Sabuk.Kegiatan imunisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia sudah sampai ke pelosok negeri dengan harapan generasi penerus bangsa sehat dan cerdas melalui kegiatan pelayanan kesehatan, ujar Dansatgas.“Diharapkan dengan pemberian imunisasi ini, anak-anak yang berada di perbatasan negeri ini pun bisa menikmati kesehatan secara gratis dan merata sama dengan saudara kita yang berada di kota,” terang Dansatgas.Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, siswa-siswi sebelum memasuki ruangan diminta untuk mencuci tangan , menggunakan masker dan menjaga jarak, ucap Dansatgas.Di tempat terpisah Danpos Lubuk Tengah Sertu Syarifudin Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan imunisasi lanjut pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar. Selain memberikan imunisasi, personel Satgas bersama bidan Desa juga memberikan penyuluhan tentang menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar terhindar dari segala macam penyakit.Bidan Desa Lubuk Sabuk ibu. Febriani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh personel pos Satgas Pamtas sehingga kegiatan imunisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Imunisasi ini sangat penting bagi anak-anak untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.“Terima kasih bapak-bapak TNI sudah membantu kami dalam pelayanan kesehatan di Lubuk Sabuk sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai rencana,” ujar ibu Febriani.(Pen Yonif 643/Wns) Demianus A

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda