DANREM 101/ANTASARI TEGASKAN SELEKSI PRAJURIT HARUS OBJEKTIF DAN TRANSPARAN Banjarmasin. Komadan Korem 101/Antasari Brigjen TNI DANREM 101/ANTASARI TEGASKAN SELEKSI PRAJURIT HARUS OBJEKTIF DAN TRANSPARAN Banjarmasin. Komadan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah memberikan arahan saat Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2021 di Aula Makorem 101/Antasari. Selasa (26/10/2021). Seleksi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat, yang sedang dilaksanakan, merupakan salah satu kegiatan penyediaan tenaga dalam program pembangunan kekuatan personel TNI Angkatan Darat. Parade Calon Tamtama TNI AD Gelombang II ini diikuti oleh 338 peserta di wilayah Sub Panda Korem 101/Antasari. Dalam sidang tersebut Danrem menyatakan “Apa yang akan diputuskan dalam sidang pemilihan ini, harus menjadi perhatian para peserta sidang, sehingga dalam memilih calon, hasilnya benar-benar berorientasi kepada kualitas sesuai norma dan segala persyaratan baku yang sudah ditentukan”, ucapnya. Danrem memberikan penegasan, “Pedomani dan pegang teguh norma serta aturan-aturan yang berlaku dengan melaksanakan pemilihan calon prajurit secara teliti, jujur, objektif serta transparan, agar diperoleh prajurit yang berkualitas. Setiap permasalahan yang muncul hendaknya didiskusikan dan diputuskan secara bersama dan tuntas, agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari”, jelasnya. ”Hindari kegiatan yang dapat merusak nama baik dan citra TNI AD, khususnya Korem 101/Antasari, seperti tindakan pencaloan oleh oknum-oknum anggota dan penyalahgunaan wewenang serta jabatan. Laksanakan seleksi ini sesuai dengan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19”, pungkasnya. Hadir dalam Sidang Parade tersebut, Kasrem 101/Antasari, Kasi Ren Korem 101/Antasari, Para Kasi Kasrem 101/Antasari, Dandenkesyah 06-04-02 Banjarmasin, Karumkit Tk. III Banjarmasin, Kaajenrem 101/Antasari dan Pgs. Kajas Korem 101/Antasari. (Penrem 101/Antasari). Parade Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2021 di Aula Makorem 101/Antasari. Selasa (26/10/2021). Seleksi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat, yang sedang dilaksanakan, merupakan salah satu kegiatan penyediaan tenaga dalam program pembangunan kekuatan personel TNI Angkatan Darat. Parade Calon Tamtama TNI AD Gelombang II ini diikuti oleh 338 peserta di wilayah Sub Panda Korem 101/Antasari. Dalam sidang tersebut Danrem menyatakan “Apa yang akan diputuskan dalam sidang pemilihan ini, harus menjadi perhatian para peserta sidang, sehingga dalam memilih calon, hasilnya benar-benar berorientasi kepada kualitas sesuai norma dan segala persyaratan baku yang sudah ditentukan”, ucapnya. Danrem memberikan penegasan, “Pedomani dan pegang teguh norma serta aturan-aturan yang berlaku dengan melaksanakan pemilihan calon prajurit secara teliti, jujur, objektif serta transparan, agar diperoleh prajurit yang berkualitas. Setiap permasalahan yang muncul hendaknya didiskusikan dan diputuskan secara bersama dan tuntas, agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari”, jelasnya. ”Hindari kegiatan yang dapat merusak nama baik dan citra TNI AD, khususnya Korem 101/Antasari, seperti tindakan pencaloan oleh oknum-oknum anggota dan penyalahgunaan wewenang serta jabatan. Laksanakan seleksi ini sesuai dengan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19”, pungkasnya. Hadir dalam Sidang Parade tersebut, Kasrem 101/Antasari, Kasi Ren Korem 101/Antasari, Para Kasi Kasrem 101/Antasari, Dandenkesyah 06-04-02 Banjarmasin, Karumkit Tk. III Banjarmasin, Kaajenrem 101/Antasari dan Pgs. Kajas Korem 101/Antasari. (Penrem 101/Antasari).Rudy Kaeinda

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda