Brigjen TNI Achmad Fauzi Spontanitas Gandeng Tuna Netra Yang Antusias Ingin di VaksinBogor, Vaksinasi Covid-19 saat ini menjadi sangatlah penting bagi siapapun, dikarenakan Vaksinasi dapat meningkatkan imunitas tubuh seseorang hingga dapat meminimalisir penularan corona virus disease 19. Oleh karena itu maka tidak salah kalo akhirnya warga masyarakat berlomba untuk mendapatkan imunisasi Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. selaku Komandan Korem 061/SK, Senin (27/9).Salah satu lokasi pelayanan Vaksinasi yang banyak diserbu warga masyarakat adalah Mako Yonif 315/Grd. Dilokasi tersebut, serbuan Vaksinasi gelaran Korem 061/SK yang sudah dilaksanakan sejak beberapa bulan lalu selalu dipadati warga masyarakat yang ingin divaksin, salah satunya adalah seorang pria tunanetra atas nama Wiryadi umur 60 tahun yang hari ini datang ke Yonif 315 untuk mendapatkan vaksin covid-19. Saat melihat kehadiran pria tunanetra itu, Danrem pun secara spontanitas membantu menangani pria tersebut, dari awal antrian hingga tahap akhir. Dengan harapan agar pria tunanetra tersebut merasa nyaman saat melaksanakan vaksinasi." Kegiatan serbuan vaksinasi di wilayah jajaran Korem 061/SK sampai hari ini yaitu mencapai 585.095 orang. Yang mana pelayanan vaksinasi ini kami berikan bagi siapapun. Termasuk kaum disabilitas dan para tunanetra. Kami akan melayani semua yang ingin divaksin, dengan persyaratan harus mematuhi tatacara pelaksanaan vaksin..tetapi marilah kita berikan prioritas contohnya untuk kaum disabilitas atau seperti tuna netra dan orang orang jompo " Ujar Danrem.Kemudian lanjutnya, bahwa Ia berharap kepada warga masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi, dapat dipastikan vaksin ini aman. Sudah terbukti dengan data dan fakta, bahwa 99 orang dari 100 orang warga yang meninggal saat menjalani isoman karena terpapar Covid-19, ternyata belum divaksin. " Oleh karena itu marilah kita saling menjaga dan saling melindungi agar tidak terpapar covid-19. Salah satunya dengan cara Vaksinasi. Vaksin ini aman dan sehat. " Pungkasnya.Sumber: Penrem 061/SK.Hendrik.Pieter

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda