Sambut HUT Ke-76 RI, Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Touring Merah Putih Manokwari. kasuari18- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia yang yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2021, Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan touring merah putih, Sabtu (14/8/2021).Touring tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) dan menggandeng komunitas trail Manokwari. Titik star dari Makodam XVIII/Kasuari sampai di puncak Kobrey, Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat. Pangdam beserta rombongan melakukan perjalanan pulang pergi sekitar sepuluh jam melalui iring-iringan dengan mengendarai sepeda motor trail dan menempuh jarak kurang lebih dua ratus kilometer.Di Puncak Kobrey, Pangdam beserta rombongan juga melaksanakan pembentangan dan pengibaran bendera merah putih formasi angka 76.Momen pengibaran bendera ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dari hasil perjuangan bersenjata dengan mempertaruhkan nyawa.Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih dan rasa kebanggan yang luar biasa kepada Bupati, para kepala suku dan para tokoh serta masyarakat Pegaf hingga saat ini dapat menjaga bendera merah putih tetap berkibar di tanah Pegunungan Arfak.“Kedepannya, saya juga menginginkan adanya anak-anak dari pegunungan arfak ikut serta dalam membangun tanah Papua Barat ini, baik itu lewat pengabdian menjadi TNI, Polri, PNS dan bidang lainnya , dengan, bekal pendidikan dan keja keras,” kata Pangdam.Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menampilkan salah satu putri asal Pegaf yaitu Sersan Dua (K) Anike Warfandu berasal dari Kampung Wingoyut, Distrik Minyambouw yang menjadi prajurit TNI dan tergabung dalam Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).Sementara itu, Bupati Pegaf, Yosias Saroy, SH., MH., menyampaikan momen datangnya Pangdam tersebut sangat diinginkan oleh dirinya dan masyarakat Pegaf.Ia menjelaskan situasi dan kondisi didaerahnya aman dan kondusif. Gangguan-gangguan yang mengancam NKRI, merongrong Pancasila dan persatuan tidak ada, termasuk gesekan antara TNI-Polri juga dengan masyarakat pendatang.“Masyarakat suku jawa dan seluruh suku yang ada di republik ini saat keluar masuk ke wilayah Pegaf sampai dengan malam hari untuk berjualan mereka kembali ke rumah dalam keadaan selamat”ujarnya.Ia menegaskan konflik yang terjadi di Papua (Pegunungan Tengah) tidak ada dan tidak terjadi di Pegaf.“Yang kami butuhkan saat ini keterlibatan Kodam XVIII/Kasuari dalam menyukseskan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, kami berharap kepada bapak Pangdam, untuk bisa menyampaikan keluhan kami ini ke Pemerintah pusat agar daerah kami ini bisa maju dan berkembang seperti daerah lainnya,” tuturnya.Pada kesempatan yang sama, salah satu anggota dari komunitas trail Manokwari, Jho Ramandey merespon sangat senang ketika Pangdam dan jajaran Kodam bersama-sama melakukan touring merah putih.“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan kami berharap kegiatan ini tidak putus sampai di sini saja namun kedepannya terus melakukan kegiatan bersama-sama walaupun nanti Panglima berganti.”ujarnya.Pihaknya berharap kedepannya dapat dilibatkan oleh instansi lain untuk memperkenalkan wisata alam yang ada di pegunungan arfak dan juga wisata-wisata Papua Barat lainnya.Pada kesempatan tersebut Pangdam didampingi Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko dan Pejabat Teras Kodam XVIII/Kasuari. (Pendam XVIII/Ksr) Abd. Azis.

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda