Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Hadiri Vaksinasi Massal oleh BEM di KalbarPontianak, Kamis (12/8/21) - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Barat menghadiri pelaksanaan Seruan Vaksinasi Mahasiswa yang dilaksanakan di Gedung 7 in 1 Universitas Tanjungpura, Pontianak.Selain Pangdam, hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Prov. Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Harjanto, SH., M.Si, para Rektor dari berbagai Universitas di Pontianak dan Kubu Raya.Kegiatan vaksinasi massal diinisiasi oleh 12 BEM di Kalbar sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi bangsa saat ini, dimana jumlah korban Covid-19 terus bertambah. Vaksinasi massal hari ini menargetkan sebanyak 400 mahasiswa. Selain hari ini vaksinasi juga akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2021 mendatang. Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalbar saat membuka kegiatan mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap para mahasiswa yang sudah menginisiasi kegiatan vaksinasi massal ini."Vaksinasi adalah salah satu ikhtiar kita untuk mencegah terjadinya fatalitas akibat terkonfirmasi Covid-19. Jangan terpengaruh berita-berita yang tidak benar. Mereka yang sudah divaksin akan lebih cepat sembuh," ujar Gubernur.Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dari para pemuda dalam penanganan Covid-19. Memanfaatkan momentum 17 Agustus dengan semangat pemudanya, BEM bisa mempelopori pelaksanaan vaksinasi secara serentak. "Vaksinasi adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan imun. Diharapkan dengan adanya peran serta mahasiswa, bisa mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran mengikuti imunisasi. Mahasiswa sebagai subyek harus ikut berperan serta memerangi pandemi Covid-19 ini," kata Pangdam mengharapkan.Sedangkan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Harjanto menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi BEM di Kalbar yang sudah melaksanakan kegiatan yang sangat positif yaitu vaksinasi. "Masalah pandemi Covid-19 tidak bisa kita selesaikan sendiri. Tidak mungkin Pemerintah, Polda dan Kodam menyelesaikannya. Tapi harus kita atasi dan selesaikan bersama-sama. Seluruh komponen masyarakat harus ikut berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19 termasuk rekan-rekan mahasiswa," ucap Kapolda Kalbar. (Pendam XII/Tpr) DEMIANUS. A.

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda