*Kepada YTH :*Para Pimred, Redaktur, Jurnalis dan Wartawan di Manapun.Dengan Hormat.Adalah benar, saya Parna Julius Sitanggang, Wartawan korban penganiayaan di Kabupaten Simanlungun, Sumatera Utara.Berikut Klkronologis kejadian: Di Nagori Sihemun, Baru Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun Sumutera Utara. Korban pemukulan dan penganiayaam terhadap jurnalis Kliktodaynews.com online. Korban Julius Parna Sitanggang (32) warga Nagori Sihemun Baru Kecamatan Dolok Pardamean. Pelaku Jadiaman Sitanggang (40) warga Nagori Sihemun Baru Kecamatan Dolok Pardamean Pelaku Hendrik Nainggolan (sekdes sihemun baru). Pelaku adalah orang tua Hendrik Nainggolan.Pada Selasa, 10 Agustus 2021 Pukul 21.30 WIB, Korban datang ke Lapo (kedai) teh manis sekaligus tuak (minuman budaya batak) milik Pak Nico Nainggolan. Dan Pelaku Jadiaman Sitanggang, Hendrik Nainggolan dan orang tuanya sudah berada di Kedai tersebut. Korban memesan minuman dan duduk berdekatan dengan meja mereka, Terjadi cerita cerita biasa di Kedai tersebut. Sekira pukul 23.00 WIB nada suara pelaku Jadiaman Sitanggang mulai mengeras kepada korban dan mengatakan, “Semua berita yang kau tulis terkait kasus pengeroyokan di sait buttu (berita judul "ribut di Lapo 6 Pria dipukuli warga simpang silikkit sait buttu" terbitan 4/5/2021 link kliktodaynews. Com) itu banyak salah dan bodoh kau menulis..? Korban berkata ”dimana letak salahnya,”? Pelaku berkata “pokoknya kau salah nggak ada benarnya kau, dan kau nggak punya ijajaj katanya, akupun jurnalis dan Ada ijazah wartawanku”. Korban Kesal dan berkata, “keong lah kau", pelaku langsung berdiri dan memukul korban, korban pun tidak mau diam dan melakukan perlahan hingga bergelut di lantai.Tidak lama Hendrik Nainggolan dan orang tuanya membantu pelaku dengan cara memegang tangan dan kaki korban. Sehingga korban tidak berdaya dan pelaku Jadiaman seenaknya memukuli korban. Hingga korban pecah pada pelipis wajah serta bocor pada kepala. Sekitar pukul 23.59 WIB korban melapor ke Polsek Dolok Pardamean Dan dilakukan Visum. Dan, Rabu, 11 Augustus 2021 pukul 02.00 WIB subuh Polsek Dolok Pardamean melakukan olah TKP. *Catatan:* Korban Salah Satu warga dari puluhan warga yang melaporkan kecurangan pangulu Nagori Sihemun Baru ke Kejaksaan Negeri Simalungun hingga akhirnya Pangulu Menghembuskan napas terakhir. Korban kerap memberitakan kecurangan kecurangan di pemerintahan dan penindasan buruh kebun PTPN 4 Sidamanik. Dan pelaku Jadiaman Sitanggang adalah oknum ketua OKP Pemuda Pancasila 1959 dan mengaku LSM.Demikian disampaian dan terima kasih.Salam,Parna Julius Sitanggang0822-8581-3738 TODING. KARAENG

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda