Bogor, Dalam rangka mendukung Pemerintah dalam menanggulangi kasus Covid-19, Danrem 061 /Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. gencar melakukan pemantauan kegiatan serbuan vaksinasi gelaran Korem 061/Suryakancana yang dilaksanakan dibeberapa titik diwilayah Korem 061/SK. Setiap hari orang Nomor satu di Jajaran Korem 061 ini turun langsung meninjau kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19.Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini, Minggu (15/8). Danrem dengan didampingi oleh Kasiops Rem 061/SK, Pasiter Dim 0606/Kota Bogor, Danramil serta Kapolsek Bogor Tengah, meninjau Launching Serbuan Vaksinasi di Gereja Katedral Bogor Tengah dengan target 500 orang untuk pelajar, Jema'at Gereja dan warga masyarakat sekitar. Dan juga memantau pelaksanaan serbuan Vaksinasi di Mako Yonif 315/Grd.Pada kunjungannya tersebut, Ia tidak lupa memberikan edukasi ataupun Sosialisai kepada warga masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi. Dan dalam penyampaiannya Ia selalu menyampaikan terkait tentang Covid-19. Yang mana menurutnya Corona Virus Desease 19 bukanlah sesuatu yang aib, Corona adalah Wabah pandemi global diseluruh negara, jadi bagi siapapun yang tertular harus segera berobat agar segera mendapatkan penanganan. Covid-19 itu bisa diderita oleh siapapun bagi mereka yang imunitas tubuhnya rendah ataupun bagi mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan.Oleh karena itu bagi siapapun yang menderita penyakit akibat virus Corona tersebut, maka harus segera ditangani, jangan sampai terlambat agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena Covid-19 ini sudah jelas sangat berbahaya. Hal itu disampaikan oleh Danrem.Salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus ini, maka perlu adanya tanggung jawab bersama dalam menangani kasus ini, dimana Pemerintah sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di semua lini, hal itu tentunya untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang sehingga dapat mencegah penularan Covid-19 dan meningkatkan herd immunity.Oleh karena itu Danrem menghimbau kepada warga masyarakat agar ikut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah tersebut, yaitu dengan cara mengajak orang-orang terdekat untuk Vaksinasi." Kita tidak perlu khawatir, karna vaksin ini sudah teruji klinis. Kita harus percaya bahwa pemerintah tentunya akan memberikan yang terbaik untuk rakyatnya. Jadi kalo ada berita yang tidak benar tolong jangan dihiraukan. Suntik vaksin ini tentunya untuk meningkatkan imunitas tubuh kita agar kita tidak mudah tertular." Ujar Danrem.Dan sampai dengan kemarin, korem 061/SK telah berhasil memberikan vaksin kepada 282.234 orang, sedangkan hari ini pelayanan vaksinasi yang sudah diberikan oleh Korem 061/SK kepada warga yaitu sebanyak 4.190 orang, jadi secara keseluruhan sampai dengan hari ini Korem 061/SK telah mendistribusikan 286.424 vaksin kepada warga masyarakat dibeberapa titik pelaksanaan serbuan vaksinasi gelaran Korem 061/SK yang penyelenggaraannya diadakan setiap hari, dari hari Senin sampai dengan Minggu, bahkan termasuk hari libur. Mengapa itu harus dilakukan, karena Korem 061/SK bersama Pemkab ataupun Pemkot Bogor, ingin segera mencapai target serbuan vaksinasi. Yang mana sampai saat ini wilayah Kota Bogor baru capai 49% warga yang telah divaksin. Sedangkan di Kabupaten Bogor baru 14% saja. Dan selain itu Danrem juga mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. " Salah satunya lagi untuk mencegah penularan Covid-19, maka kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5m, kita tidak boleh lalai, kita harus menerapkan protokol kesehatan." Ujarnya.Selain tentang vaksinasi, Danrem juga menyampaikan kepada warga bahwa Korem 061/SK memiliki program lainnya, yaitu program Go Babinsa. Yang mana program tersebut adalah untuk membantu warga masyarakat yang tidak mampu yang sedang menjalani Isolasi Mandiri. Bantuan yang diberikan melalui Babinsa yaitu berupa obat-obatan dan vitamin gratis. Jadi apabila ada warga masyarakat kurang mampu sakit dengan gejala covid-19, maka harus segera berobat agar dapat segera ditangani apabila terpapar atau menderita covid-19. Selain menjalani Isolasi Mandiri, warga juga bisa mendapatkan pengobatan lainnya yaitu dengan Isoter, dimana kalo Isoter warga yang sakit akan mendapatkan penanganan terpusat, dari makanannya, Obat-Obatannya, dan penanggulangan dari tim medisnya. Namun apabila masih dianggap bisa menjalani Isolasi Mandiri, maka Babinsa bersama satgas covid-19 kewilayah bisa langsung membantu warga dengan mendistribusikan bantuan program Go Babinsa, Dan untuk obat-obatan program Go Babinsa yang sudah didistribusikan yaitu sebanyak 10.617 paket. Pungkas Danrem.Sumber : Penrem 061/SKDemianus.A.

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda