APMP Sulsel Minta Kejati Usut Dana Pengelolaan 9 Aset Pemprov Sulsel Dikelola YOSSAset pengelolaan sarana olah raga pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 9 diantaranya pengelolaan fasilitas olahraga yang dikelola YOSS (Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan) yaitu, Kolam Renang Mattoanging, Stadion Mattoanging, Gedung Olahraga Mattoanging, Pacuan Lapangan Basket Karebosi, Lapangan Voli Karebosi serta Pacuan Kuda, Lapangan Tenis, dan Lapangan Tembak yang selama ini dana pengelolaannya tidak jelas pemasukkannya ke APBD pemprov Sulsel.Hal inilah yang disoroti oleh Muhammad Husain Syukur Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Pewarta Merah Putih Sulawesi Selatan (APMP Sulsel), selama ini dinilai tidak pernah transparan dalam pengelolaan aset tersebut diatas dan penyetorannya dari bagi hasil keuntungan ke Pemprov Sulsel."APMP Sulsel sendiri mendapatkan informasi ini dari laporan masyarakat yang masuk ke kami, untuk dibantu mengusut aset negara khususnya 9 aset olahraga di Sulawesi Selatan yang dikelola YOSS terindikasi adanya penyalahgunaan pengelolaan dan pendapatan yang tidak disetorkan ke negara," ungkap Muhammad Husein Syukur, Selasa, 17/8/2021."YOSS melalui putusan PTUN Makassar memang sebagai pengelola aset, tapi berdasarkan dokumen negara itu tidak jelas lebih lanjut mengenai transparansi dana pengelolaannya dan penyetorannya ke APBD pemprov Sulsel," ungkap Muhammad Husein Syukur, ketika memantau aset Pacuan kuda.Lebih lanjut Muhammad Husein Syukur mencontohkan, seperti bangunan Pacuan Kuda Parangtambung Makassar ini walaupun diakui YOSS pengelolanya tapi tampak bangunan dan lahan ini lama terbengkalai, bagaimana pertanggungjawaban pengelolaan aset tapi diterlantarkan bahkan terindikasi dipersewakan ke warga untuk berjualan kaki lima dan mungkin telah ada dijual ke pihak ketiga."Betul, lahan Pacuan Kuda Parangtambung Makassar ini contohnya, tidak pernah dikelola baik, bahkan dipersewakan tidak sesuai peruntukan untuk kaki lima dan terindikasi telah ada dijual dan dibanguni bangunan lain," tutur Muhammad Husein Syukur.Tambahnya lagi, "aset yang tidak dikelola baik bahkan dipindah tangankan ke pihak lain, sudah sepatutnya sebagai sebuah tindak pidana yang harus Kejati Sulsel turun tangan segera memenjarakan pelakunya."DPD APMP berencana akan mendatangi langsung Kejati Sulsel (kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan) dan Kapolda Sulsel (Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan) untuk segera mengusut dan menyeret siapa saja yang terlibat.Narahubung : Muhammad Husein Syukur 0813-4240-5219 / +62852-2519-2298 Hendrik. Pieter.

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda