Satgas Penanganan Covid 19 BatangmataGencarkan Kampanye ProtkesTim satuan tugas (satgas) penanganan virus covid 19 Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terus berjibaku dan menggencarkan sosialisasi penerapan standar protokol kesehatan ketat di masyarakat. Langkah ini ditempuh sebagai salah satu bentuk upaya kongkrit pemerintah kelurahan, bersama segenap jajaran tim satgas penanganan virus covid 19 dalam rangka untuk mempertahankan status Kelurahan Batangmata yang sampai hari ini, masih berada di lingkaran zona hijau. Koordinator satgas covid 19, Patta Raja, SE meminta bantuan kerjasama masing-masing kepala lingkungan dan segenap perangkat RT-RW di wilayahnya untuk tidak berhenti mensosialisasikan penerapan standar protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, kebiasaan mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan yang berpotensi menjadi cluster penyebarluasan baru virus covid. Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi anjuran penerapan standar protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, tanpa mengenyampingkan persoalan Agama dan keyakinan kepada Sang Pencipta. Kampanye penggunaan masker saat beraktivitas dan bepergian keluar rumah, diharapkan bisa menghindarkan warga dari penyakit dan memenimalisir akan kemungkinan semakin bertambahnya angka penderita yang terpapar virus covid 19 tanpa gejala. Warga diharapkan untuk sedini mungkin menghindarkan diri dari penyakit dan baru membuka masker setelah kembali ke rumah. Hal ini diharapkan akan mempercepat langkah penanganan dan pemutusan mata rantai penyebarluasan virus covid 19 di Kelurahan Batangmata. Penegasan tersebut diutarakan Patta Raja, SE kepada awak media, Rabu (28/7) dengan mendasari materi rapat pembentukan tim percepatan penanganan virus covid 19 tingkat Kelurahan Batangmata, Senin, (26/7) kemarin yang dipimpin langsung lurah selalu koordinator tim. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Comments

Popular Posts

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi Pada Apel Sinergitas Tiga Pilar Ingatkan Cegah Penularan Omicron Utamanya Adalah Vaksin*Bogor, Pelaksanaan Apel Sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 yang rutin digelar di wilayah Kota Bogor di wilayah Kecamatan Bogor Utara tepatnya di Lapangan Kresna jl Kresna Raya RT 005/14 kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (26/1).Dan kegiatan apel tiga pilar di Bogor Utara kali ini dipimpin oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. yang didampingi oleh Kolonel Inf Dr. Sigit Purwanto, S.I.P.(Kasiops Rem 061/Sk), Danramil Bogor Utara Kapten Arm Hermawan, Kompol Kuswaha (Kapolsek Bogor Utara) serta bapak Ricky selaku Camat Bogor Utara. Adapun personil apel yang terlibat adalah anggota Polresta Bogor kemudian para binmas Polsek Bogor Utara, para Babinsa Koramil Bogor Utara, lurah se Kecamatan Bogor Utara, para RT dan para RW Bogor Utara, Bakesbangpol Bogor Utara serta Satpol PP Bogor Utara.Pada sambutannya kali ini Danrem menyampaikan bahwa kegiatan apel sinergitas tiga pilar mengabdi melawan covid-19 ini sudah dilaksanakan untuk ke-29 kalinya, di mana apel tiga pilar sempat dihentikan sementara dikarenakan wabah pandemi covid19 saat itu meningkat dan karena saat ini wabah covid sudah mulai melandai maka apel sinergitas tiga pilar kembali diaktifkan, dan apel kali ini adalah untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada hari Rabu minggu lalu." Perkembangan penyebaran covid-19 untuk saat ini kembali meningkat, selain covid- 19 varian baru yaitu omicron tercatat sudah mewabah di Indonesia, memang untuk penyebarannya masih sangat landai dengan penderita sebanyak kurang dari 2000 orang, sedangkan untuk diwilayah Bogor ada satu kasus yang terpapar." Ujar Danrem." Oleh karena itu kita harus waspada dalam menyikapi varian omicron, varian delta, varian Covid-19 serta varian lainnya yang berasal dari luar negeri. Itu harus kita pahami, paling tidak kita harus bisa mencegah dan menahan laju varian baru. Sebenarnya diperkirakan awal tahun 2022 ini atau sekitar bulan Januari akan terjadi puncak penyebaran covid-19 yang terjadi setelah libur nataru, akan tetapi karena saat ini warga masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi maka coronavirus disease 19 dan virus omicron bisa dapat ditanggulangi." Tambahnya." Akan tetapi bagaimanapun juga kita harus tetap mewaspadai terhadap penyebaran virus tersebut, jangan sampai lengah ataupun lalai, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi dan bagi yang vaksin belum lengkap agar dilengkapi dan mulai aktifkan kembali posko deteksi dini mulai tingkat Rt, Rw, Kelurahan dan Kecamatan Selain itu Danrem juga mengingatkan, agar seluruh tim satgas covid maupun tni-polri untuk melakukan pengecekan aplikasi pedulilindungi di setiap area publik, misalnya tempat wisata, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Di mana penggunaan aplikasi pedulilindungi itu adalah untuk mempersempit penyebaran covid 19, karena dengan penggunaan aplikasi pedulilindungi kita juga dapat mengetahui status seseorang apakah sudah divaksin atau belum.Sumber: Penrem 061/Sk Rudy Kawinda